Harga kambing kurban (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN – Menjelang perayaan Idul Adha 2026, harga kambing kurban di sejumlah wilayah, termasuk Banten, mulai menunjukkan tren kenaikan. Peningkatan permintaan dari masyarakat yang bersiap melaksanakan ibadah kurban menjadi faktor utama yang mendorong harga di tingkat peternak hingga pedagang.
Berdasarkan pantauan di sejumlah lapak penjualan hewan kurban di Kota Serang, Kabupaten Serang, hingga Tangerang Raya, harga kambing saat ini mengalami kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya. Jika pada awal tahun harga kambing ukuran standar berkisar Rp1,8 juta hingga Rp2,5 juta per ekor, kini mulai merangkak naik menjadi Rp2,2 juta hingga Rp3 juta, tergantung bobot dan kualitas hewan. Minggu, 19 April 2026.
Baca juga: Syarat Kambing untuk Kurban: Panduan Lengkap bagi Umat Muslim
Sementara itu, untuk kambing dengan bobot lebih besar atau kategori premium, harga bisa mencapai Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per ekor. Kambing jenis tertentu seperti kambing etawa dan kambing gibas juga mengalami lonjakan harga yang cukup signifikan karena banyak diminati untuk kurban.
Salah satu pedagang kambing di wilayah Serang mengungkapkan bahwa kenaikan harga ini sudah menjadi pola rutin setiap menjelang Idul Adha. “Biasanya mulai naik satu sampai dua bulan sebelum hari H. Sekarang sudah mulai terasa, apalagi permintaan dari luar daerah juga meningkat,” ujarnya.
Selain faktor permintaan, kenaikan harga pakan ternak juga turut memengaruhi harga jual kambing. Dalam beberapa bulan terakhir, harga pakan seperti rumput kering dan konsentrat mengalami kenaikan, sehingga biaya perawatan ternak ikut bertambah.
Di sisi lain, masyarakat yang berencana berkurban diimbau untuk mulai melakukan pembelian lebih awal guna menghindari lonjakan harga yang lebih tinggi mendekati hari pelaksanaan. Banyak pedagang juga mulai menawarkan sistem pemesanan atau booking dengan uang muka sebagai solusi bagi pembeli.
Baca juga: Kolam Renang Cikebo Jadi Favorit Keluarga di Kota Serang, Tarif Ramah di Kantong
Dinas Pertanian setempat juga mengingatkan agar masyarakat tetap memperhatikan syarat sah hewan kurban, seperti usia minimal, kondisi kesehatan, serta tidak memiliki cacat. Pemeriksaan kesehatan hewan biasanya akan diperketat menjelang hari raya untuk memastikan kelayakan hewan kurban yang beredar di pasaran.
Dengan tren kenaikan harga yang terus berlangsung, masyarakat diharapkan dapat merencanakan anggaran kurban secara matang. Meski harga naik, antusiasme umat Muslim untuk berkurban diperkirakan tetap tinggi, seiring meningkatnya kesadaran akan nilai ibadah dan solidaritas sosial dalam momentum Idul Adha.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan