Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 06 FEBRUARI 2026 • 19:37 WIB

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Laki Laki Dibanten Capai 7,07 persen

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Laki Laki Dibanten Capai 7,07 persenIlustrasi para pencari kerja (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Di balik kabar turunnya tingkat pengangguran di Provinsi Banten, tersimpan cerita yang tak banyak disadari: semakin banyak laki-laki usia kerja justru belum mendapatkan pekerjaan.

Data ketenagakerjaan terbaru menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Banten pada November 2025 memang turun tipis menjadi 6,63 persen. Namun jika dilihat lebih dalam, nasib angkatan kerja laki-laki justru bergerak ke arah sebaliknya. Jumat, 6 Februari 2026.

Baca juga: Pemprov Banten dan KPK Gelar Rakor Pengelolaan Pajak Daerah

TPT laki-laki tercatat mencapai 7,07 persen, lebih tinggi dibandingkan perempuan yang berada di angka 5,91 persen. Artinya, dari setiap 100 laki-laki yang masuk angkatan kerja, sekitar tujuh orang masih belum memiliki pekerjaan. Sebuah angka yang bukan sekadar statistik, tetapi cerminan tekanan hidup yang nyata.

Yang lebih mengkhawatirkan, pengangguran laki-laki justru meningkat 0,62 persen poin dibanding Agustus 2025. Di saat sebagian perempuan mulai mendapatkan lebih banyak ruang di dunia kerja, sebagian laki-laki malah tertinggal dalam persaingan yang semakin ketat.

Bagi banyak keluarga, kondisi ini bukan sekadar data di atas kertas. Ini tentang ayah yang belum juga mendapat pekerjaan tetap, lulusan muda yang pulang membawa map lamaran tanpa kabar, hingga kepala keluarga yang harus memutar otak demi menyambung hidup.

Baca juga: Gerakan "Jumat Bersih" Pemprov Banten

Fenomena ini memperlihatkan perubahan dinamika pasar kerja di Banten. Sektor-sektor tertentu mungkin mulai membuka peluang baru bagi perempuan, sementara sebagian pekerjaan yang selama ini didominasi laki-laki justru mengalami perlambatan atau penyusutan.

Kondisi ini menjadi alarm bagi para pemangku kebijakan. Upaya penciptaan lapangan kerja, pelatihan vokasi, hingga penguatan sektor produktif perlu disesuaikan dengan realitas baru ini. Tanpa langkah yang tepat, jurang ketidakpastian ekonomi bagi banyak laki-laki usia produktif bisa semakin dalam.

Angka pengangguran boleh turun secara umum. Namun bagi ribuan laki-laki di Banten yang masih menunggu kesempatan, hidup tetap terasa berat. Di balik persentase itu, ada harga diri yang diuji, tanggung jawab keluarga yang mendesak, dan harapan yang belum juga menemukan jawaban.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

BPS: Tingkat Pengangguran Terbuka Laki Laki Dibanten Capai 7,07 persen

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!