FKA Hari Saso Rapper asal Kota Serang (Doc.Mamo erfanto)
BANTEN- DAY (FKA Hari Saso) Comeback dengan Single “STAY OUT”, Era Baru Dimulai Lewat Konsep Visioner Bernuansa Budaya Banten. Serang, Indonesia 2026.
Rapper nyentrik asal Kota Serang yang sebelumnya dikenal sebagai Hari Saso resmi melakukan comeback ke industri musik dengan identitas baru DAY.
Kembalinya DAY ditandai dengan perilisan single terbaru berjudul “STAY OUT”, yang sekaligus menjadi pembuka dari project musikal barunya di bawah nama DAY.
Transformasi ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi juga pergeseran energi dan pendekatan kreatif yang lebih matang, berani, dan sarat pesan sosial.
“STAY OUT”: Pembuka Era Kreatif Baru DAY: Single “STAY OUT” menjadi penanda dimulainya perjalanan DAY dalam mengusung gaya dan narasi yang berbeda dari karya-karyanya sebelumnya. Menghadirkan sound yang lebih tajam, atmosfer yang lebih gelap, serta pesan yang lebih vokal, DAY menunjukkan bahwa dirinya telah memasuki fase musikal baru yang lebih kuat dan personal.
Single “STAY OUT” by DAY
Tak hanya merilis lagu, DAY juga secara bersamaan merilis Music Video (MV) “STAY OUT”, yang mempertegas karakter dan visinya sebagai seorang seniman yang menggabungkan musik, budaya, dan kritik sosial dalam satu kesatuan visual.
Kaibon Banten Lama Hadir Sebagai Lokasi Shooting MV “STAY OUT”: Salah satu hal yang membuat MV ini sangat unik dan memikat adalah penggunaan Kaibon Banten Lama sebagai salah satu lokasi shooting. Situs bersejarah yang sarat nilai budaya tersebut menjadi latar kuat yang memperkaya simbol dan nuansa dalam MV “STAY OUT”.
Penggunaan lokasi ini sekaligus menunjukkan keberanian DAY untuk membawa cerita dan identitas lokal Serang–Banten ke panggung yang lebih luas melalui karya visual modern.
Stay out
Diputar di Jakarta Fashion Week 2026 Sebelum Resmi Dirilis:
Menariknya, “STAY OUT” telah lebih dulu terdengar publik bahkan sebelum dirilis. Lagu ini digunakan sebagai backsong oleh brand fashion lokal asal Serang, Women Wear, di ajang Jakarta Fashion Week 2026. Kolaborasi ini menegaskan reputasi DAY sebagai seniman visioner yang karyanya mampu menembus batas antara musik, fashion, dan visual art.
Mengangkat Isu Ketidaksinkronan Industri Kreatif Serang:
Lirik dan tema “STAY OUT” menyoroti kondisi ketidaksinkronan yang terjadi di industri entertainment Kota Serang, mulai dari musik, komunitas kreatif, hingga ranah politik. DAY memandang ketidakharmonisan ini berpotensi menghambat perkembangan seniman lokal dan merugikan banyak pelaku kreatif. Pandangan tersebut dituangkan melalui metafora, visual, dan narasi dalam lagu serta MV-nya.
MV Bernuansa Tradisional: Kolaborasi dengan Kesti TTKKDH & Brand Lokal Serang:
MV “STAY OUT” kental dengan unsur budaya tradisional Banten. DAY berkolaborasi dengan: Perguruan Silat Kesti TTKKDH Banten, Serta beberapa brand butik ternama asal Serang. Kolaborasi ini melahirkan visual yang tidak hanya artistik, tetapi juga mempromosikan kebudayaan dan kreativitas lokal dalam format modern dan futuristik. DAY menyatukan berbagai elemen tersebut menjadi karya yang berkesan dan bermakna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis