Kamis, 23 JULI 2026 • 12:18 WIB

Layanan Jemput Bola Puskesmas Pancur Dongkrak Capaian Cek Kesehatan Gratis hingga Hampir 92 Persen

Author

Wulan, Kepala Puskesmas Pancur, Kota Serang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN– Inovasi layanan jemput bola yang diterapkan Puskesmas Pancur, Kota Serang, berhasil meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Melalui pelayanan yang menyasar langsung ke lingkungan warga, tingkat kehadiran peserta program tersebut kini mencapai 91,97 persen.

Data Dashboard Cek Kesehatan Gratis Kementerian Kesehatan per 23 Juli 2026 menunjukkan sebanyak 10.552 warga telah mendaftarkan diri mengikuti program CKG. Dari jumlah tersebut, 9.705 orang telah menjalani pemeriksaan kesehatan, sementara sekitar 8,03 persen lainnya masih berstatus janji temu atau belum hadir. Tren pelayanan juga terus mengalami peningkatan sejak Mei hingga pertengahan Juli 2026.

Baca juga: Festival Cisadane 2026 Resmi Dibuka. Masuk Dalam 125 Festival Terbaik se-Indonesia

Kepala Puskesmas Pancur, Wulan, mengatakan tingginya capaian tersebut merupakan hasil strategi pelayanan yang tidak hanya berfokus di dalam gedung puskesmas, tetapi juga aktif mendatangi masyarakat melalui program jemput bola. Kamis, 23 Juli 2026.

Petugas kesehatan secara rutin memberikan layanan pemeriksaan di sekolah, posyandu, kantor kelurahan, instansi pemerintah maupun swasta, hingga mengunjungi rumah-rumah warga di lima kelurahan yang menjadi wilayah kerja Puskesmas Pancur.Pelayanan Cek Kesehatan Gratis Puskesmas Pancur, Kota Serang (Doc.Mamo Erfanto)

"Selain melayani masyarakat yang datang ke puskesmas, kami juga turun langsung ke sekolah, posyandu, kelurahan, instansi, bahkan door to door. Respons masyarakat sangat baik karena mereka bisa memperoleh pemeriksaan kesehatan secara gratis tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan," ujar Wulan.

Ia menjelaskan, seluruh peserta mengikuti alur pelayanan sesuai standar Kementerian Kesehatan. Setelah melakukan pendaftaran, baik secara daring maupun langsung di puskesmas, peserta menjalani skrining kesehatan berdasarkan kelompok usia.

Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, berat badan, serta pemeriksaan kesehatan lainnya. Apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, peserta akan memperoleh edukasi, pengobatan sesuai kebutuhan, hingga rujukan ke rumah sakit apabila diperlukan. Seluruh hasil pemeriksaan juga tercatat dalam aplikasi Satu Sehat sebagai bagian dari sistem pencatatan kesehatan nasional.

Menurut Wulan, deteksi dini melalui Program CKG sangat penting mengingat banyak penyakit tidak menular berkembang tanpa gejala pada tahap awal.Cek awal pasien di Puskesmas Pancur, Kota Serang (Doc.Mamo Erfanto)

"Hipertensi, diabetes, maupun penyakit jantung sering kali tidak menimbulkan keluhan sejak awal. Dengan pemeriksaan rutin, penyakit dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganannya menjadi lebih efektif," katanya.

Selama pelaksanaan program, petugas kesehatan paling banyak menemukan kasus hipertensi, kadar gula darah tinggi, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, serta rendahnya aktivitas fisik masyarakat. Karena itu, setiap peserta yang memiliki faktor risiko diberikan konseling mengenai perubahan pola hidup sehat agar kondisi kesehatannya dapat dikendalikan sejak dini.

Hingga saat ini, capaian CKG Puskesmas Pancur juga hampir memenuhi target nasional, yakni menjangkau 46 persen dari total penduduk di wilayah kerjanya. Untuk mencapai target tersebut, layanan jemput bola akan terus diperluas hingga akhir tahun sehingga semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gratis.

Wulan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai langkah pencegahan penyakit.

"Semakin cepat suatu penyakit diketahui, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis setiap tahun demi menjaga kesehatan diri dan keluarga," tutupnya.

Versi ini menggunakan gaya jurnalistik media online dengan struktur yang lebih padat, fokus pada fakta utama, serta tetap mempertahankan seluruh informasi penting dari naskah asli.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU