Rabu, 22 JULI 2026 • 19:03 WIB

Wisata Agrowisata di Kabupaten Tangerang, Destinasi Edukasi Sekaligus Rekreasi Bernuansa Alam

Author

Agrowisata Desa Sodong di Kecamatan Tigaraksa, Tangerang (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Kabupaten Tangerang tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri dan permukiman, tetapi juga memiliki potensi besar di sektor agrowisata. Berbagai kawasan pertanian terpadu yang dikembangkan pemerintah maupun masyarakat kini menjadi destinasi wisata edukasi yang menawarkan pengalaman belajar sekaligus rekreasi bagi keluarga, pelajar, hingga komunitas.

Konsep agrowisata di Kabupaten Tangerang terus berkembang seiring upaya pemerintah daerah dalam mendorong sektor pertanian modern berbasis edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan ketahanan pangan. Sejumlah lokasi menghadirkan pengalaman langsung bagi pengunjung untuk mengenal budidaya tanaman, peternakan, hingga sistem pertanian terpadu (integrated farming).

Baca juga: Menjelajahi Agrowisata di Kabupaten Lebak, Destinasi Liburan yang Menyatu dengan Alam

Salah satu destinasi yang mulai dikenal masyarakat adalah Agrowisata Desa Sodong di Kecamatan Tigaraksa. Kawasan ini merupakan kampung tematik yang mengusung konsep wisata edukasi pertanian dengan memadukan budidaya hortikultura, tanaman hidroponik, peternakan, serta kegiatan pembelajaran mengenai ketahanan pangan. Agrowisata Desa Sodong juga menjadi bagian dari program Desa Mandiri Pangan yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Di lokasi tersebut, pengunjung dapat melihat berbagai jenis tanaman sayuran, buah-buahan, kebun hidroponik, hingga peternakan yang dikelola masyarakat. Selain menjadi destinasi wisata, kawasan ini juga berfungsi sebagai pusat edukasi bagi pelajar dan kelompok tani mengenai teknik bercocok tanam yang ramah lingkungan.

Baca juga: Wisata Agrowisata di Kabupaten Pandeglang, Destinasi Edukasi dan Rekreasi yang Kian Diminati Wisatawan

Selain Desa Sodong, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah mengembangkan konsep Integrated Farming atau pertanian terpadu di kawasan Taruna Tani Al Prakarsa, Desa Margasari, Kecamatan Tigaraksa. Program ini bertujuan mencetak petani milenial sekaligus memperkenalkan teknologi pertanian modern yang dapat menjadi daya tarik wisata edukasi di masa mendatang.

Konsep integrated farming menggabungkan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam satu kawasan sehingga menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat dapat mempelajari proses produksi pangan dari hulu hingga hilir secara langsung.

Keberadaan agrowisata di Kabupaten Tangerang diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, sektor ini juga membuka peluang usaha baru bagi petani, pelaku UMKM, hingga pengelola wisata lokal.

Baca juga: Wisata Agrowisata di Kota Cilegon, Destinasi Edukasi Keluarga yang Wajib Dikunjungi

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong pengembangan kawasan pertanian berbasis wisata sebagai salah satu strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan destinasi wisata alternatif yang edukatif, ramah keluarga, dan mendukung pelestarian lingkungan.

Dengan konsep belajar sambil berwisata, agrowisata di Kabupaten Tangerang menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin menikmati suasana pedesaan, mengenal dunia pertanian modern, serta menumbuhkan kepedulian terhadap pentingnya menjaga sektor pertanian sebagai penyangga ketahanan pangan daerah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU