BANTEN– Kabupaten Lebak, Banten, tidak hanya dikenal dengan pesona Pantai Sawarna dan kawasan adat Baduy. Daerah ini juga mulai mengembangkan sektor agrowisata sebagai destinasi wisata alternatif yang memadukan keindahan alam, edukasi pertanian, peternakan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Agrowisata menjadi salah satu potensi unggulan yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Lebak karena mampu menggerakkan perekonomian desa sekaligus memperkenalkan kekayaan pertanian lokal kepada wisatawan. Berbagai kawasan wisata berbasis pertanian kini mulai berkembang dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung.
1. Agrowisata Cikapek
Salah satu destinasi yang paling banyak mendapat perhatian adalah Agrowisata Cikapek yang berada di Kecamatan Leuwidamar. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat wisata pertanian terpadu yang menggabungkan perkebunan, peternakan, homestay, hingga wisata edukasi.
Lokasinya yang berada di jalur menuju kawasan Baduy menjadikan Agrowisata Cikapek memiliki potensi besar sebagai destinasi persinggahan wisatawan. Pemerintah Provinsi Banten juga menilai kawasan seluas sekitar 52 hektare tersebut mampu menciptakan ratusan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
2. Wisata Edukasi Pertanian
Selain kawasan Cikapek, sejumlah kelompok tani di Kabupaten Lebak telah mengembangkan wisata edukasi pertanian. Pengunjung dapat belajar langsung mengenai teknik budidaya sayuran, buah-buahan, tanaman hortikultura hingga sistem tanam menggunakan polybag.
Baca juga: Wisata Agrowisata di Kota Cilegon, Destinasi Edukasi Keluarga yang Wajib Dikunjungi
Konsep wisata ini banyak dimanfaatkan sebagai sarana edukasi bagi pelajar, mahasiswa maupun keluarga yang ingin mengenal dunia pertanian secara lebih dekat.
3. Agrowisata Hutan Raya Cibeureum Talagahiyang
Bagi wisatawan yang ingin menikmati udara pegunungan, Agrowisata Hutan Raya Cibeureum Talagahiyang di Kecamatan Cipanas menawarkan suasana hutan, area hijau, serta panorama alam yang cocok untuk bersantai bersama keluarga.
4. PT Kadukalahang Agrowisata Resort
Pilihan lain adalah PT. Kadukalahang Agrowisata Resort di Kecamatan Cibeber. Destinasi ini memadukan konsep wisata alam dengan kawasan perkebunan sehingga cocok dijadikan lokasi rekreasi maupun kegiatan luar ruang.
5. Sinar Malingping Agrowisata
Di wilayah selatan Lebak terdapat Sinar Malingping Agrowisata, yang mengembangkan wisata berbasis pertanian dan perkebunan lokal. Pengunjung dapat melihat aktivitas pertanian sekaligus menikmati suasana pedesaan yang masih asri.
Potensi Besar Penggerak Ekonomi Desa
Pengembangan agrowisata dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian. Tidak hanya menjual hasil panen, petani juga memperoleh pendapatan dari aktivitas wisata, edukasi, kuliner, hingga penjualan produk olahan lokal.
Baca juga: Wisata Agrowisata di Kabupaten Serang, Destinasi Edukasi Sekaligus Liburan Keluarga
Sejumlah kajian menyebutkan Kabupaten Lebak memiliki potensi komoditas pertanian dan perkebunan yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi kawasan agrowisata terpadu sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
Dengan kekayaan alam yang dimiliki, Kabupaten Lebak berpeluang menjadi salah satu pusat agrowisata unggulan di Provinsi Banten. Dukungan pemerintah, kelompok tani, serta masyarakat diharapkan mampu mempercepat pengembangan destinasi berbasis pertanian yang edukatif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan