BANTEN-Kabupaten Lebak merupakan salah satu daerah bersejarah di Provinsi Banten yang memiliki perjalanan panjang sejak masa kerajaan hingga pemerintahan modern saat ini. Wilayah yang dikenal dengan kekayaan budaya dan alamnya ini resmi menjadi bagian penting dalam struktur pemerintahan di Indonesia sejak masa kolonial Belanda. Senin, 27 April 2026.
Secara historis, wilayah Lebak dahulu merupakan bagian dari kekuasaan Kesultanan Banten yang berdiri pada abad ke-16. Pada masa itu, kawasan Lebak menjadi daerah penyangga sekaligus pusat pertanian dan hasil bumi yang menopang perekonomian kesultanan.
Baca juga: Sejarah Terbentuknya Nama Kabupaten Pandeglang Banten
Setelah masa penjajahan Belanda, sistem pemerintahan di wilayah Banten mulai diatur ulang. Nama Lebak mulai dikenal sebagai wilayah administratif pada abad ke-19. Pemerintah kolonial kemudian membentuk Afdeling Lebak yang menjadi cikal bakal Kabupaten Lebak saat ini.
Kabupaten Lebak secara resmi terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-daerah Kabupaten dalam lingkungan Provinsi Jawa Barat. Saat itu, Lebak menjadi salah satu kabupaten yang berada di bawah wilayah administrasi Jawa Barat sebelum akhirnya masuk ke Provinsi Banten setelah provinsi tersebut resmi dibentuk pada tahun 2000.
Baca juga: Sejarah Berdirinya Kota Cilegon, Banten: Dari Kawasan Industri Hingga Menjadi Kota Mandiri
Ibu kota Kabupaten Lebak berada di Rangkasbitung, yang sejak lama berkembang menjadi pusat pemerintahan, perdagangan, dan transportasi di bagian selatan Banten.
Kabupaten Lebak dikenal memiliki wilayah yang luas, mulai dari dataran rendah, pegunungan, hingga kawasan pesisir selatan yang berbatasan langsung dengan Samudra Hindia. Selain itu, daerah ini juga terkenal dengan keberadaan masyarakat adat Suku Baduy yang masih menjaga tradisi leluhur hingga kini.
Seiring perkembangan zaman, Kabupaten Lebak terus tumbuh dalam sektor infrastruktur, pariwisata, pertanian, dan ekonomi kreatif. Berbagai destinasi seperti Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Pantai Sawarna, serta budaya Baduy menjadi daya tarik utama daerah ini.
Kini, Kabupaten Lebak menjadi salah satu wilayah strategis di Banten yang terus berkembang tanpa meninggalkan nilai sejarah dan kearifan lokal yang telah diwariskan turun-temurun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan