BANTEN- Penentuan awal bulan Dzulhijjah menjadi momen penting bagi umat Islam di seluruh dunia, karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah haji dan Hari Raya Iduladha. Untuk tahun 2026, perkiraan kalender hijriah menunjukkan bahwa 1 Dzulhijjah 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 20 Mei 2026.
Namun demikian, perlu ditegaskan bahwa penetapan resmi awal Dzulhijjah di Indonesia tetap menunggu hasil sidang isbat yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI. Sidang ini menggunakan metode rukyatul hilal (pengamatan bulan) dan hisab (perhitungan astronomi) untuk menentukan awal bulan secara sah. Minggu, 19 April 2026.
Baca juga: Harga Sapi Jelang Idul Adha 2026 Mulai Naik Kisaran 10jt Per 100kg.
Dengan perkiraan tersebut, maka Hari Raya Idul Adha atau 10 Dzulhijjah 1447 H kemungkinan akan jatuh pada **Jumat, 29 Mei 2026**. Tanggal ini menjadi hari penting bagi umat Islam untuk melaksanakan salat Iduladha dan ibadah kurban.
Meski kalender Islam global sudah memberikan gambaran, masyarakat diimbau tetap menunggu pengumuman resmi pemerintah. Perbedaan metode penentuan awal bulan terkadang menyebabkan adanya perbedaan tanggal di beberapa negara atau organisasi keagamaan.
Masyarakat diharapkan mulai mempersiapkan diri menyambut bulan Dzulhijjah, termasuk bagi yang akan berkurban maupun menjalankan ibadah sunnah seperti puasa Arafah. Selain itu, penting juga untuk terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah guna memastikan kesesuaian waktu ibadah.
Baca juga: Update Harga Kambing Jelang Idul Adha 2026 2jt Hingga 3jt Rupiah
Dengan demikian, meski 1 Dzulhijjah 1447 H secara kalender diprediksi jatuh pada 20 Mei 2026, kepastian akhirnya tetap menunggu hasil sidang isbat yang akan diumumkan mendekati tanggal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan