Kamis, 12 MARET 2026 • 14:06 WIB

3.972 Personel Gabungan Dikerahkan Di Empat Pelabuhan dalam Operasi Ketupat Maung 2026 Polda Banten

Author

Gelar pasukan ops ketupat maung 2026 Polda Banten (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Sebanyak 3.972 personel gabungan dikerahkan dalam Operasi Ketupat Maung 2026 guna mengamankan arus mudik Lebaran di wilayah Provinsi Banten. Operasi ini difokuskan pada pengamanan jalur mudik serta aktivitas penyeberangan di sejumlah pelabuhan utama.

Pengamanan tersebut ditandai dengan pelaksanaan **upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Maung 2026** yang digelar oleh Polda Banten dengan melibatkan berbagai stakeholder, mulai dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, pemerintah daerah, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan.

Kapolda Banten Hengki menyampaikan bahwa ribuan personel gabungan tersebut akan diterjunkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik Lebaran 2026, khususnya di kawasan pelabuhan yang menjadi pintu gerbang penyeberangan menuju Pulau Sumatera. Kamis, 12 Maret 2026.

Baca juga: Cek Kesiapan Arus Mudik, Kapolda Banten Tinjau Pos Penyekatan dan Fasilitas Pelabuhan

“Operasi Ketupat Maung 2026 mulai dilaksanakan hari ini, Kamis, 12 Maret 2026. Personel gabungan akan kami sebar di sejumlah kabupaten dan kota di wilayah Banten dengan fokus pengamanan di kawasan pelabuhan,” ujar Kapolda usai melakukan pengecekan kesiapan personel.

Dalam operasi ini, Polda Banten juga menyiapkan 57 pos pengamanan yang tersebar di berbagai titik strategis jalur mudik, terdiri dari, 39 Pos Pengamanan (Pospam), 10 Pos Pelayanan (Posyan), 6 Pos Terpadu. 2 Pos Penanggulangan Bencana.

Selain pengamanan jalur mudik, aparat juga akan memprioritaskan pengaturan arus kendaraan menuju pelabuhan penyeberangan, terutama di kawasan Pelabuhan Merak yang setiap tahun menjadi titik krusial kepadatan kendaraan pemudik.

Baca juga: Berbagi Kasih di Bulan Ramadan, HDCI Serang Santuni Anak Yatim dan Bagikan 1.000 Takjil Gratis

Kapolda Banten juga menjelaskan bahwa pada arus mudik tahun ini diterapkan **mekanisme baru dalam pengaturan kendaraan besar** guna mengurai potensi kemacetan di jalur menuju pelabuhan.

"Kendaraan besar akan mulai disekat dan dialihkan melalui kawasan Cilegon Timur. Mulai pukul 15.00 WIB, kendaraan golongan 5B dan 6B akan diarahkan petugas menuju Pelabuhan Ciwandan"

Sementara itu, kendaraan sumbu tiga atau golongan 7, 8, dan 9*akan diarahkan menuju Pelabuhan Bojonegara Bakauheni (BBJ).

Dengan skema pengaturan tersebut, diharapkan arus kendaraan pemudik, khususnya yang menuju Pelabuhan Merak, dapat lebih tertata sehingga mengurangi risiko kemacetan panjang di jalur utama mudik wilayah Banten.

Polda Banten juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar mematuhi arahan petugas di lapangan, mempersiapkan kondisi kendaraan dengan baik, serta selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU