Rabu, 10 DESEMBER 2025 • 22:09 WIB

Kemenkes RI Lakukan Visitasi, Universitas Muhammadiyah Tangerang Siap Hadirkan Fakultas Kedokteran

Author

Ketua Tim Tata Kelola Penyediaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan di Kementerian Kesehatan RI adalah Dr. Akemat, SKp., M.Kes (Doc.Mamo)

BANTEN – Dihadapan Tim visitasi Kementerian Kesehatan RI, Universitas Muhammadiyah Tangerang menyampaikan paparan terkait kesiapan pembukaan Fakultas Kedokteran Hari Ini Rabu, 10 Desember 2025 di Kampus UMT Cikokol Kota Tangerang.

Direktorat Penyediaan SDM Kesehatan Dari Kementrian Kesehatan RI langsung memberikan penilaian untuk melihat kelayakan UMT dalam kesiapan mendirikan program pendidikan pada fakultas kedokteran. 

Hal tersebut menjadi tahapan penting sebelum diterbitkannya rekomendasi resmi dari Kementerian Kesehatan RI.

Rektor UMT, Dr. H. Desri Arwen, M.Pd, menyampaikan kepada para awak media bahwa salah satu poin utama adalah kesiapan SDM tenaga pengajar dimana kebutuhannya minimal memiliki 14 dokter spesialis yang telah dipenuhi UMT.

“Yang dipaparkan itu adalah pertama, tentang Sumber Daya Manusia (SDM), minimal harus ada 14 orang dan dari berbagai spesialis,” ujarnya.

Baca juga: Apel Status Siaga Darurat, Sachrudin: Kota Tangerang Siap Hadapi Cuaca Ekstrem

Baca juga: Krakatau Steel Group Finalisasi Penjualan Lahan 26 Ha kepada Wankai Advanced Materials Indonesia

UMT juga menyiapkan tenaga pendidik bidang biomedik sebagai ilmu dasar kedokteran. Bidang tersebut mencakup parasitologi, mikrobiologi, anatomi hingga farmakologi.

“Ini ilmu-ilmu dasar tentang kedokteran sebagai basic untuk pengembangan riset,” tambahnya.

Sarana prasarana laboratorium turut dipresentasikan dalam visitasi ini. UMT menyiapkan 12 laboratorium untuk menunjang pembelajaran ilmu dasar dan praktik medis.

UMT juga memaparkan jaringan rumah sakit pendidikan sebagai tempat praktik mahasiswa dimana sejumlah RSUD di Tangerang Raya dan Banten telah bersedia melakukan kerja sama.

“Para kepala daerahnya telah membolehkan dan mempersilakan melalui surat rekomendasi,” terangnya.

Desri menambahkan bahwa kebutuhan dokter di Banten masih sangat besar. Kondisi ini dinilai menjadi peluang sekaligus tanggung jawab lembaga pendidikan kedepan untuk membuka Fakultas Kedokteran.

“Hal ini menjadi peluang yang cukup strategis dan potensial sekali untuk membuka Fakultas Kedokteran,” tambahnya.

Ketua Tim Penyediaan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan Kemenkes RI, Dr. Akemat, SKp., M.Kes, menjelaskan tujuan visitasi ini adalah menilai berbagai aspek penting seperti SDM, kurikulum dan sarana prasarana.

“Kami mengkaji apakah persiapan-persiapan yang dilakukan oleh UMT sudah memenuhi persyaratan dan standar,” ujarnya.

Ia menyebut Banten masih kekurangan ratusan tenaga dokter. Kesenjangan tersebut menjadi salah satu indikator perlunya fakultas kedokteran baru.

“Masih ada gap sekitar 900-an dokter yang dibutuhkan,” urainya.

Dr. Akemat menilai kesiapan UMT sudah cukup baik. Namun terdapat beberapa penyesuaian yang masih perlu disempurnakan.

“So far sih so good walaupun masih ada beberapa yang perlu dipaskan deployment-nya,” imbuhnya.

Ia menekankan pentingnya komitmen dokter spesialis yang akan mengajar. Peran dosen dan klinisi menurutnya berbeda dan perlu komitmen jangka panjang.

“Itu yang perlu dipastikan bahwa yang komitmen untuk menjadi dosen memang mau menjadi dosen,” tegasnya.

Kerja sama rumah sakit sebagai wahana praktik juga menjadi perhatian. Pendidikan profesi dokter membutuhkan fasilitas kesehatan yang memenuhi syarat.

“Ada tahapan Sarjana Kedokteran dan tahapan praktik mereka di rumah sakit untuk menjadi profesi dokter, itu yang Koas,” ujarnya.

Visitasi Kemenkes RI menjadi tahapan penting bagi UMT dalam proses pembukaan Fakultas Kedokteran. Hasil penilaian ini akan menentukan langkah lanjutan menuju perizinan resmi. UMT berharap kehadiran fakultas ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter di Banten. (Mus)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU