Hari Ketiga Operasi Zebra Jaya 2025 , Sat Lantas Polres Metro Tangerang Kota Lakukan Patroli Hunting
BANTEN- Hari ketiga pelaksanaan Operasi Zebra Jaya 2025 Satlantas Polres Metro Tangerang Kota, melakukan kegiatan operasi dengan metode patroli hunting di sejumlah titik rawan pelanggaran. Dimana hasilnya puluhan pengendara sepeda motor terjaring karena beberapa pelanggaran seperti tidak menggunakan helm, melawan arah dan tidak memasang plat nomor.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Nopta Histaris Suzan menjelaskan Operasi Zebra Jaya yang berlangsung selama 14 hari itu, dilaksanakan untuk mengurangi angka kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.
Ditambahkan Nopta, operasi ini akan terus dilaksanakan hingga tanggal 30 Nopember 2025. "Kami mengimbau para pengendara untuk memperhatikan kelengkapan kendaraan dan selalu mentaati aturan berlalu lintas serta mengutamakan keselamatan di jalan," Jelas Nopta di lokasi, Rabu, 19 November 2025, sore.
Baca juga: OjolMart dan SPPG Bawa Kapolres Metro Tangerang Kota Terima Penghargaan Presisi Award dari LEMKAPI
Baca juga: Pasca Aksi Warga Turun Ke Jalan Pengawasan Aktifitas Truk Tambang di Bojonegara–Puloampel Diperketat
Menurut mantan kasatlantas Polres Metro Bekasi ini, dalam kegiatan operasi polisi memfokuskan teguran dan imbauan yang dilakukan petugas di empat titik utama yaitu daerah Jl MT Haryono, Jl Frontage dan Jl Benteng Betawi.
Titik-titik ini dipilih karena sering terjadi pelanggaran yang berdampak pada kecelakaan lalu lintas. Pihaknya lebih mengedepankan himbauan serta upaya preventif dengan menghimbau untuk tidak melakukan pelanggaran lalulintas dan menuntaskan dengan solusinya dengan mengantar ke rumah' pengendara untuk mengambil helm di rumah masing masing dan langsung menggunakannya dalam berkendara juga memasang plat nomor polisi pada kendaraan yang tidak berplat nomor.
Pihaknya mengedepankan preventif himbauan kepada para pengendara dengan tidak melakukan tilang manual namun melakukan himbauan secara humanis kepada pengendara betapa pentingnya tertib berlalulintas menggunakan helm dan tidak melawan arus yang berakibat fatal pada penyebab kecelakaan lalulintas.
" Teguran dan himbauan secara humanis tetap kami laksanakan dalam kegiatan operasi ini dengan harapan masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalulintas dan mentaati aturan yang ada , " Tandas Perwira menengah lulusan Akademi Kepolisian Tahun 2004 ini.( Mus)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan