Senin, 27 OKTOBER 2025 • 10:34 WIB

Dua Bocah Tenggelam di Sungai Ciliman Pandeglang Ditemukan Meninggal Dunia

Author

Tim gabungan Basarnas Banten saat evakuasi korba tenggelam di sungai Ciliman Pandeglang, Banten. (Doc. Mamo Erfanto)

BANTEN – Setelah melakukan pencarian selama tiga hari, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dua anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Ciliman, Kampung Rancahideung, Desa Karyasari, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kedua korban, masing-masing bernama Haikal (9) dan Habibi (9), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Senin, 27 Oktober 2025.

Al Amrad Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menyebutkan korban pertama atas nama Haikal ditemukan pada pukul 06.10 WIB berjarak sekitar 4,5 kilometer dari lokasi kejadian (LKP). Sementara itu, korban kedua, Habibi, ditemukan sekitar 40 menit kemudian atau pukul 07.50 WIB sejauh 5 kilometer dari LKP.

Kedua korban segera dievakuasi menuju Puskesmas Perdana Sukaresmi untuk dilakukan pemeriksaan medis sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga di Kampung Taraju, Desa Karyasari, lanjutnya.

Baca juga: TSPM Serang Gelar Pendadaran Antar Sekolah

Baca juga: Polres Serang Kawal Relokasi Gelombang Kedua Warga Zona Merah Radiasi Cesium-137

“Dengan ditemukannya seluruh korban, Operasi SAR dinyatakan selesai dan secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing,"

Al Amrad lebih lanjut menyampaikan dalam operasi ini tim SAR gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Basarnas Banten, Polairud Polres Pandeglang, Koramil Panimbang, Polsek Patia, BPBD Pandeglang, Tagana, PMI, Pramuka Peduli Bencana, FPRB, Boedak Saung Rescue, serta dukungan dari masyarakat dan keluarga korban.

Adapun alat utama dan peralatan pendukung (Alut dan Palsar) yang digunakan antara lain rescue truck, motor trail, tiga unit rubber boat, perahu nelayan, serta peralatan medis dan pencarian air. Selama proses pencarian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan.

Terakhir dirinya menghimbau bagi masyarakat bahwa peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bahaya di sekitar sungai, terutama saat musim hujan ketika arus air dapat menjadi deras dan membahayakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Rilis

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU