Sabtu, 16 AGUSTUS 2025 • 18:26 WIB

Ekonomi Banten Tumbuh 5,33 Persen, OJK Gandeng Media Jaga Kepercayaan Publik

Author

Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma

BANTEN – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten terus memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan Bincang Santai Media yang digelar di Alam Sutera, Jumat (15/8). 

Kegiatan ini bertujuan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, transparan, dan berimbang terkait perkembangan sektor jasa keuangan.

Baca juga: KTT Trump-Putin Berakhir Tanpa Kesepakatan untuk Mengakhiri Perang di Ukraina

Hadir dalam acara tersebut Kepala OJK Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) Edwin Nurhadi, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma, serta Direktur OJK Jabodebek Misran Pasaribu dan Nuning Isnainijati.

Dalam sambutannya, Edwin Nurhadi menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi regional, penguatan sektor jasa keuangan, serta peningkatan literasi dan inklusi keuangan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. 

“Dengan kolaborasi yang solid, kita tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga memastikan manfaatnya dirasakan merata. Prinsip no one is left behind menjadi landasan agar kesejahteraan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma menekankan peran penting media dalam menjaga kepercayaan publik terhadap sektor jasa keuangan.  

“Kami melihat media bukan sekadar mitra publikasi, tetapi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat. Informasi yang akurat dan mudah dipahami akan membantu masyarakat memanfaatkan layanan keuangan secara bijak,” kata Adi.

Acara yang dihadiri puluhan jurnalis ini juga membahas sejumlah isu strategis, mulai dari perkembangan dan implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), kondisi perekonomian global, hingga tren sektor jasa keuangan di Banten.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perekonomian Provinsi Banten pada triwulan II-2025 tumbuh 5,33 persen (yoy), lebih tinggi dari triwulan sebelumnya 5,19 persen dan di atas pertumbuhan nasional 5,12 persen. 

Capaian ini menempatkan Banten sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa, ditopang oleh industri pengolahan, seperti makanan dan minuman, alas kaki, logam dasar, barang elektronik dan optik, serta keberlanjutan proyek infrastruktur strategis, di antaranya Tol Serang–Panimbang dan Tol Kamal–Teluknaga–Rajeg.

Dari sisi sektor jasa keuangan, kinerja perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), pasar modal, dan fintech lending di Banten menunjukkan tren positif. 

Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan mencapai Rp299,71 triliun, dengan penyaluran kredit Rp221,96 triliun. Sementara itu, jumlah investor pasar modal dan kepemilikan saham di Banten terus meningkat, mencerminkan minat investasi masyarakat yang semakin tinggi.

Hingga Juni 2025, OJK Banten mencatat 1.315 pengaduan konsumen terkait layanan sektor jasa keuangan. Seluruh pengaduan tersebut ditangani sesuai prosedur dengan mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan kepastian penyelesaian.

OJK Banten memastikan Bincang Santai Media akan digelar secara rutin sebagai komitmen memperkuat kepercayaan publik melalui keterbukaan informasi dan kolaborasi berkelanjutan bersama media. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU