Oprasi pekat dini hari oleh Polsek Benda (Doc.Mus Mulyadi)
BANTEN – Guna menekan angka kriminalitas dan menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, Kepolisian Sektor (Polsek) Benda, Kota Tangerang, menggelar operasi Cipta Kondisi berupa razia stasioner dan patroli mobile pada Minggu, 31 Mei 2026 dini hari.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 01.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Benda, AKP Sriyono setelah sebelumnya diawali dengan apel kesiapan pasukan di halaman Mapolsek Benda, Jl. Husein Sastra Negara. Turut mendampingi dalam operasi tersebut Kanit Reskrim Iptu Zainal Arifin beserta Panit Opsnal Reskrim Ipda Ali Husni MB.
Baca juga: Kisah Sosok Hitam Yang Kerap Muncul di Jembatan Merah Cisadane
Dalam keterangannya, AKP Sriyono menyampaikan bahwa operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) yang kerap terjadi di malam hingga dini hari.
"Sasaran utama kita pada dini hari ini adalah lokasi-lokasi yang rawan terjadi tindak kejahatan seperti begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, serta kepemilikan senjata tajam," tegasnya.
Baca juga: Cerita Misterius Tentang Jembatan Keranggan di Tangerang Selatan Saat Malam Hari
Untuk memaksimalkan penyisiran, Polsek Benda menerjunkan 24 personel gabungan yang terdiri dari 14 personel kepolisian dan dibantu oleh 10 personel dari Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas).
Gelar Razia Stasioner dan Sisir Rute Rawan
Pelaksanaan razia stasioner dipusatkan di sepanjang Jl. Husein Sastra Negara, Kelurahan Benda. Di titik ini, petugas memantau pergerakan lalu lintas dan aktivitas masyarakat yang melintas pada dini hari.
Sementara itu, tim patroli mobile bergerak secara dinamis menyisir sejumlah rute strategis dan rawan yang meliputi: Jl. Husein Sastra Negara, Jl. Raya Perancis, Jl. Atang Sanjaya, Kp. Baru, kawasan Jurumudi, Jl. Halim PK, hingga Jl. Amd Jurumudi dan kembali ke wilayah Benda.
Selama pelaksanaan giat, ada beberapa langkah strategis yang dilakukan oleh petugas di lapangan, di antaranya:
Baca juga: Misteri Jembatan Cisauk di Kabupaten Tangerang, Jadi Perbincangan Warga hingga Pengguna Jalan
Pemeriksaan dan Penggeledahan: Petugas melakukan pemberhentian, pemeriksaan, serta penggeledahan terhadap kendaraan, orang, maupun kelompok pemuda/remaja yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan di pinggir jalan. Hal ini dilakukan guna memastikan tidak ada senjata tajam atau barang terlarang lainnya.
Patroli Dialogis: Tidak sekadar razia, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis dengan turun langsung memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat yang masih beraktivitas di malam hari.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan