Gelar pasukan oprasi lilin 2025 Polda Banten (Doc.Mamo Erfanto)
BANTEN - Polda Banten menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2025 sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarana dan prasarana dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Jumat, 19 Desember 2025.
Dalam Operasi Lilin 2025 Polda Banten melibatkan 2.714 terdiri dari 1.107 personel Polda Banten dan jajaran, 1.607 lainnya dari intansi terkait.
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan amanat Kapolri bahwa apel gelar pasukan merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh unsur pengamanan siap menjalankan tugas secara optimal.
“Apel Gelar Pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi, sehingga diharapkan seluruh kegiatan pelayanan perayaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan optimal,” ujar Irjen Pol Hengki.
Baca juga: Akibat Cuaca Ekstrem Antrian Dipelabuhan Merak Mengular Hingga 7km
Baca juga: Banten Umumkan Status Siaga Bencana Hidrometeorologi 90 Hari Kedepan
Ia menjelaskan bahwa perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) merupakan agenda nasional yang rutin dilaksanakan setiap tahun dan selalu berdampak pada meningkatnya mobilitas serta aktivitas masyarakat di berbagai daerah.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Nataru 2025 diperkirakan mencapai 119,5 juta orang, meningkat sekitar 7,97 persen atau 8,83 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi ini, menurut Kapolda, menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi dari seluruh pihak.
Selain itu, Kapolda Banten juga mengingatkan adanya potensi gangguan cuaca ekstrem. Informasi dari BMKG menyebutkan terdapat tiga sistem siklonik di sekitar wilayah Indonesia yang berpotensi memicu hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi, beriringan dengan puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung pada November 2025 hingga Februari 2026.
“Situasi ini tentunya menuntut kesiapsiagaan yang lebih tinggi. Pelayanan Nataru tahun ini harus dilaksanakan secara ekstra, mulai dari aspek pengamanan, pelayanan, hingga respons cepat terhadap berbagai permasalahan di lapangan demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan tersebut, Polri didukung stakeholder terkait menggelar Operasi Kepolisian Terpusat dengan sandi Operasi Lilin 2025 yang akan berlangsung selama 14 hari, mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Operasi ini melibatkan 146.701 personel gabungan, terdiri dari 77.637 personel Polri, 13.775 personel TNI, serta 55.289 personel dari instansi terkait lainnya.
Dalam mendukung pelaksanaan operasi, telah disiapkan 2.903 posko yang terdiri dari 1.807 Pos Pengamanan, 763 Pos Pelayanan, dan 333 Pos Terpadu. Pos-pos tersebut akan melayani pengamanan pada 44.436 objek, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, tempat wisata, serta lokasi perayaan Tahun Baru.
Kapolda Banten juga menekankan pentingnya pengamanan lalu lintas, khususnya di jalur tol, jalan arteri, kawasan wisata, serta simpul transportasi. Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas guna memastikan kelancaran dan keselamatan pengguna jalan.
Di sisi kamtibmas, Kapolda menegaskan agar pengamanan ibadah Natal dilakukan secara maksimal dengan sterilisasi tempat ibadah serta melibatkan unsur masyarakat dan organisasi keagamaan sebagai wujud toleransi beragama. Selain itu, upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap ancaman terorisme serta kejahatan konvensional harus terus ditingkatkan.
“Pastikan tidak ada gangguan sekecil apa pun dalam pelaksanaan ibadah Natal maupun malam pergantian Tahun Baru. Berikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegas Kapolda.
Mengakhiri amanatnya, Kapolda Banten mengingatkan seluruh personel agar melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, serta didukung strategi komunikasi publik yang baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan selama masa perayaan Nataru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Rilis