BANTEN- Dua hari setelah di lantik menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang Ahmad Nuri melakukan kunjungan kebeberapa Sekolah Dasar Negeri yang berada di 6 (enam) kecamatan. untuk memastikan kegiatan belajar mengajar secara luring berjalan maksimal.
Dalam kunjungan mendadak tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang menyampaikan bebeberapa hal tentang rencana dan konsep kedepan menata
Pertama kita melakukan pemberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara luring yang sebelum secara daring. jelas Ahmad Nuri saat di wawacari di SDN 7 Kota Serang. Rabu 3 September 2025.
"Kegiatan Belajar Mengajar yang sebelumnya tanggal 1 hingga tanggal 2 September secara daring hari ini (3/9/25) kita berlakukan luring atau sekolah biasa,tatap muka,"
Sekolah tatap muka di berlakukan kembali untuk murid Sekolah Dasar di Kota Serang karena memang faktor keamanan yang kondisif, kemudian aspirasi soal tidak ada masalah terkait anak SD mengelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka kemudian terakhir memang kondisi keamanan di Kota Serang yang mendukung.
Kebijakan sekolah tatap muka di berlakukan kembali bagi murid Sekolah Dasar setelah dua hari KBM secara daring di berlakukan akibat kondisi keaman kurang kondusif paska demonstrasi besar besar di ibu Kota Negara, di beberapa daerah juga di Kota Serang.
Lebih lanjut, Ahmad Nuri mengatakan kunjungan yang di lakukan di beberpa sekolah sebagai langkah awal untuk silahturohmi kepada Kepala Sekolah dan guru guru.
"jadi kunjungan saya selain soal surat edaran tersebut, juga agar pihak sekolah baik Kepala Sekolah dan guru guru bila kedatangan pihak Dinas Pendidikan tidak panik, bahkan harus berlebihan dalam hal menyambut kedatangan kami,"
Kedatanga Kepala Dinas itu harus menjadi hal yang indah, momen silahturohmi bukan justru menjadi beban pihak sekolah tegasnya.
"Biasanyakan Kepala Dinas Datang angker,beban harus menyiapkan ini itu, kalau sekarang saya jadi Kadis jangan hal itu, justru kami dari pihak Dinas Pendidikan kalau ada rezeki harus berbagi ke murid murid, seperta tadi kita bagi susu, dan uang jajan bagi yang bisa menjawab pertanyaan yang saya tanyakan ke mereka,"
Masih Nuri, ini adalah pesan moral bagi pihak sekolah, bila kami datang, pejabat datang jangan menjadi beban. karena kedapan sesuai perintah Walikota Serang, harus membangun siswa yang punya karakter berbudi dan peduli. Kerana sebelum punya ilmu siswa harus memiliki karakter berbudi, peduli dan punya adab. Ini yang saat ini akan kita gelorakan.
Baca juga: Pendemo Di Pandeglang Lecehkan Profesi Wartawan Saat Aksi
Baca juga: Ada Perbedaan Data Polresta Serang Dengan Data Polda Banten Soal Demonstran Yang Diamankan
"Kenapa harus peduli, ini saya sampaikan gagasan pendidikan, contoh lingkungan sekolah yang sudah rapi dan bersih, nah kita harus tanamkan ke siswa bahwa kebersihan itu bukan hanya milik sekolah, kemudian sekolah juga harus mengajarkan bagimankan siswa bisa peduli kepada lingkunganya,"
Terakhir dirinya mengatakan, saya kemarin di lantik di TPA itu adalah pesan moril kepada semua entitas untuk peduli terhadap lingkungannya. Maka itu kedapan gagasan saya untuk dunia pendidikan di Kota Serang, untuk seluruh siswa, guru SD maupun SMP harus ada gerakan peduli lingkungan baik soal sampah atau hal lainya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan