Kuliner Legendaris Kota Serang, Cita Rasa yang Bertahan Puluhan Tahun dan Jadi Buruan Wisatawan
BANTEN – Kota Serang, Provinsi Banten, tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan dan sejarah Kesultanan Banten, tetapi juga memiliki beragam kuliner legendaris yang tetap eksis hingga kini. Makanan-makanan ini dikenal luas karena cita rasanya yang khas, resep turun-temurun, serta sudah menjadi bagian dari budaya masyarakat sejak puluhan tahun lalu.
Berikut sejumlah kuliner legendaris Kota Serang yang masih diburu warga maupun wisatawan:
1. Rabeg Serang, Warisan Kuliner Kesultanan Banten
Rabeg merupakan salah satu makanan paling ikonik di Kota Serang. Kuliner berbahan dasar daging kambing ini dimasak dengan rempah-rempah dan kuah gurih manis pedas. Rabeg dipercaya sudah dikenal sejak masa Kesultanan Banten, sekitar abad ke-16. Konon, makanan ini terinspirasi dari hidangan Timur Tengah yang kemudian disesuaikan dengan lidah masyarakat lokal.
Rabeg menjadi legendaris karena rasanya khas, aroma rempah kuat, dan selalu hadir dalam acara keluarga maupun perayaan besar.
2. Sate Bandeng, Kuliner Khas Sejak Zaman Sultan
Sate Bandeng menjadi kuliner wajib jika berkunjung ke Serang. Berbeda dari sate biasa, makanan ini menggunakan ikan bandeng yang diolah tanpa duri, dicampur bumbu, lalu dimasukkan kembali ke kulit ikan dan dibakar.
Kuliner ini sudah dikenal sejak masa Kesultanan Banten dan sering disajikan untuk tamu kerajaan. Hingga kini, sate bandeng tetap populer sebagai oleh-oleh khas Serang.
Alasan menjadi legendaris karena proses pembuatannya rumit, rasa gurih manis yang khas, serta menjadi identitas kuliner Banten.
Baca juga: Lokasi Sabung Ayam di Kampung Bojong Samar, Carenang Digrebek
3. Angeun Lada, Masakan Tradisional Sarat Makna
Angeun lada adalah makanan berkuah pedas berbahan daging sapi atau kerbau dengan campuran sayuran dan rempah khas Banten.
Kuliner ini sudah lama dikenal masyarakat Serang dan biasanya hadir saat hari raya atau acara adat. Makanan ini dianggap legendaris karena menjadi simbol kebersamaan dalam tradisi makan bersama keluarga besar.
4. Ketan Bintul, Sajian Bersejarah saat Ramadan
Ketan bintul merupakan makanan sederhana berupa ketan kukus yang disajikan dengan serundeng atau taburan kelapa berbumbu.
Kuliner ini terkenal di Serang sejak zaman Kesultanan Banten dan identik dengan bulan Ramadan. Dahulu, ketan bintul menjadi menu berbuka para bangsawan dan masyarakat.
Kini, makanan ini tetap dicari setiap Ramadan dan menjadi salah satu warisan kuliner yang terus bertahan.
Baca juga: Tiga Pelaku Ranmor Antar Wilayah Dibekuk Tim Resmob Polres Serang
5. Pecak Bandeng, Pedas Segar Favorit Warga
Pecak bandeng adalah ikan bandeng goreng atau bakar yang disiram sambal pecak pedas segar.
Kuliner ini telah lama dikenal masyarakat pesisir Serang yang dekat dengan hasil laut. Pecak bandeng menjadi legendaris karena memadukan ikan segar dengan sambal khas Banten yang menggugah selera.
Meski banyak makanan modern bermunculan, kuliner legendaris Kota Serang tetap memiliki tempat di hati masyarakat. Selain rasa yang autentik, makanan-makanan ini juga menyimpan nilai sejarah dan identitas daerah.
Kuliner legendaris tersebut kini banyak dijual di rumah makan tradisional, pusat oleh-oleh, hingga pasar kuliner. Keberadaannya menjadi bukti bahwa warisan rasa dari masa lalu masih terus hidup di tengah perkembangan zaman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan