Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 30 APRIL 2026 • 09:22 WIB

Provinsi Banten Terapkan Pendaftaran SPMB SMA-SMK Berkala

Provinsi Banten Terapkan Pendaftaran SPMB SMA-SMK BerkalaDeden Apriandi Sekretaris Daerah Banten saat membuka silaturahmi dan sosialisasi SPMB Kepala Sekolah (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi mengatakan, Sistem Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA, SMK dan SKh Negeri 2026-2027 dilakukan secara berkala untuk memastikan semua siswa memiliki kesempatan yang sama. Tujuannya, agar peneriman berjalan dengan baik

SPMB untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat lebih baik. Kali ini pendaftaran dilakukan secara berkala,” ucap Deden saat membuka silaturahmi dan sosialisasi SPMB Kepala Sekolah SMA, SMK, SKh se-Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang di SMKN 4 Kota Serang, Jalan Raya Petir-Serang, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu, 29 April 2026.

“Murid-murid bisa daftar bergantian, untuk memastikan semua siswa memiliki kesempatan yang sama,” katanya.

Baca juga: Dekra Fest 2026 di Tangerang: Kolaborasi untuk UMKM Banten

Menurutnya, SPMB selalu mendapatkan sorotan karena melibatkan puluhan ribu orang. Semua berlomba-lomba masuk sekolah negeri. Untuk itu, ia berpesan agar semua mentaati ketentuan yang telah ditetapkan karena daya tampung sekolah yang terbatas.

Ia menjelaskan ada empat kali kesempatan mendaftar bagi siswa yang ingin mendaftar. Pertama, melalui jalur domisili, prestasi, afirmasi, dan mutasi.

“Kalau tidak diterima, bisa masuk sekolah swasta. Ada Program Sekolah Gratis dari Gubernur dan Wakil Gubernur,” ucapnya.

Baca juga: Sekda Deden di RUPS Tahunan: Bank Banten Jadi Instrumen Pertumbuhan Ekonomi Daerah

“Mulai tahun kemarin sudah dicanangkan Sekolah Gratis untuk SMA, SMK, dan SKh swasta. Ada 801 sekolah dengan siswa sekitar 60 ribu. Program ini harus dilaksanakan karena Bapak Gubernur memandang pendidikan itu sangat penting. Maka keberadaan Bapak/Ibu sangat penting. Integritas harus terus ditingkatkan,” katanya.

Menurut Deden, Gubernur dan Wakil Gubernur terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan Provinsi Banten untuk semakin baik. “Lebih siap menghadapi Indonesia Emas 2045,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi guru dalam mendidik para siswa menyongsong Indonesia Emas 2045. “Pendidikan merupakan sesuatu yang harus mendapatkan dukungan semua pihak,” katanya.

Baca juga: Wagub Dimyati: MBG Harus Berorientasi Sosial Bukan Bisnis

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaludin mengatakan, dalam sosialisasi SPMB juga dilakukan penguatan Program Sekolah Gratis serta penguatan kualitas pendidikan.

Saat ini SPMB SMA, SMK dan SKh Negeri memasuki tahapan Pra SPMB yang berlangsung sejak 20 April 2026 hingga 31 Mei 2026. Pra SPMB adalah untuk validasi data administrasi siswa mulai dari domisili, input nilai rapor, dan sebagainya.

"Sehingga nanti pada saat SPMB pada 10 Juni 2026, bisa berjalan lancar. Tidak lagi bicara masalah domisili, nilai, dan sebagainya,” ucapnya.

Hingga saat ini, sekitar 70 ribu siswa sudah mendaftar pada Pra SPMB. “Tapi waktu masih panjang, sampai 31 Mei 2026,” pungkasnya.

Baca juga: Wagub Dimyati: MBG Harus Berorientasi Sosial Bukan Bisnis

Sebagai informasi, dalam pelaksanaan SPMB, pendaftaran tingkat SMA dibagi menjadi empat jalur utama dengan kuota yang telah ditetapkan. Proses SPMB diawali dengan tahap Pra SPMB pada 20 April 2026 hingga 31 Mei 2026 melalui situs https://spmb.bantenprov.go.id/ untuk validasi data awal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Provinsi Banten Terapkan Pendaftaran SPMB SMA-SMK Berkala

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!