Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang (Doc.Google)
BANTEN-Kabupaten Tangerang merupakan salah satu daerah tertua di wilayah Provinsi Banten yang memiliki perjalanan sejarah panjang sejak masa kerajaan, kolonial, hingga era reformasi. Kini, Kabupaten Tangerang dikenal sebagai kawasan penyangga ibu kota sekaligus pusat industri dan permukiman modern.
Wilayah Tangerang pada masa lampau merupakan bagian dari kekuasaan Kesultanan Banten. Letaknya yang strategis di pesisir utara Pulau Jawa menjadikan kawasan ini sebagai jalur perdagangan penting antara Banten, Batavia, dan daerah sekitarnya.
Nama Tangerang sendiri diyakini berasal dari kata “Tanggeran” yang berarti penanda atau batas wilayah. Saat itu, daerah ini menjadi perbatasan antara wilayah Kesultanan Banten dengan Batavia yang dikuasai VOC Belanda
Baca juga: Kios PPTS Cimoyan Tani Mandiri Serang Sebut Layani Petani Tebus Pupuk Bersubsidi Dengan Mudah
Pada era penjajahan Belanda, Tangerang berkembang sebagai wilayah administratif penting di sekitar Batavia. Pemerintah kolonial membentuk struktur pemerintahan lokal untuk mengatur kawasan pertanian, perdagangan, dan jalur transportasi.
Tangerang dikenal sebagai daerah yang subur dan menjadi sentra produksi hasil bumi, terutama padi, kelapa, serta komoditas perkebunan lainnya.
Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, Kabupaten Tangerang resmi menjadi bagian dari wilayah administratif Provinsi Jawa Barat. Saat itu, Tangerang berstatus sebagai kabupaten dengan pusat pemerintahan di Kota Tangerang.
Seiring pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang pesat, wilayah Tangerang mengalami perkembangan besar, terutama karena kedekatannya dengan Jakarta.
Dalam perkembangannya, wilayah Kabupaten Tangerang mengalami pemekaran. Kota Tangerang resmi menjadi daerah otonom terpisah pada tahun 1993, kemudian disusul pembentukan Kota Tangerang Selatan pada tahun 2008.
Meski mengalami pemekaran, Kabupaten Tangerang tetap menjadi salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Indonesia.
Baca juga: Sejarah Terbentuknya Kabupaten Lebak, Banten: Dari Masa Kesultanan Kini
Perubahan besar terjadi saat Provinsi Banten resmi dibentuk pada 4 Oktober 2000 melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000. Sebelumnya, wilayah Banten merupakan bagian dari Provinsi Jawa Barat.
Dengan lahirnya Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang bersama Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak, serta Kota Cilegon dan Kota Tangerang resmi bergabung menjadi bagian dari provinsi baru tersebut.
Pembentukan Provinsi Banten bertujuan mempercepat pembangunan dan pemerataan wilayah, termasuk Kabupaten Tangerang yang saat itu terus tumbuh menjadi kawasan industri, perumahan, dan jasa.
Saat ini Kabupaten Tangerang dikenal sebagai salah satu daerah maju di Indonesia. Kawasan ini memiliki banyak pusat industri, perumahan modern seperti BSD dan Gading Serpong (sebagian wilayah), serta infrastruktur strategis seperti jalan tol dan akses menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan