Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 APRIL 2026 • 10:13 WIB

Daftar Permainan Tradisional Khas Kabupaten Lebak yang Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Daftar Permainan Tradisional Khas Kabupaten Lebak yang Masih Bertahan di Tengah ModernisasiPermainan tradisional Congklak (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN– Kabupaten Lebak tidak hanya dikenal dengan kekayaan alam dan budaya masyarakat adatnya, tetapi juga memiliki beragam permainan tradisional yang sarat nilai edukasi, kebersamaan, dan kearifan lokal. Di tengah gempuran permainan digital, sejumlah permainan tradisional ini masih bertahan dan terus dilestarikan oleh masyarakat, khususnya di pedesaan. Selasa, 21 April 2026.

Berikut beberapa permainan tradisional khas Kabupaten Lebak yang hingga kini masih dikenal:

Baca juga: Mengenal Permainan Tradisional Khas Kabupaten Pandeglang Yang Masih Terjaga

1. Oray-orayan

Permainan ini cukup populer di kalangan anak-anak. Oray-orayan dimainkan secara berkelompok dengan membentuk barisan panjang menyerupai ular. Anak-anak akan saling berpegangan bahu sambil berjalan berkelok-kelok mengikuti “kepala ular”. Selain menyenangkan, permainan ini mengajarkan kekompakan dan kerja sama.

2. Bebentengan

Bebentengan merupakan permainan strategi yang dimainkan oleh dua kelompok. Setiap tim memiliki “benteng” yang harus dijaga dan diserang oleh lawan. Permainan ini melatih ketangkasan, kecerdikan, serta strategi dalam menyerang dan bertahan.

3. Engklek

Engklek atau permainan lompat kotak masih sering dimainkan anak-anak di Lebak. Menggunakan gambar kotak di tanah, pemain melompat dengan satu kaki sambil melempar “gacuk” (batu kecil). Permainan ini melatih keseimbangan dan konsentrasi.

Baca juga: Ragam Permainan Tradisional Yang Berada di Kota Cilegon

4. Gatrik

Gatrik dimainkan menggunakan dua potong kayu, satu panjang dan satu pendek. Pemain harus memukul kayu kecil agar melambung jauh. Permainan ini membutuhkan ketepatan dan kekuatan, sekaligus melatih koordinasi tubuh.

5. Egrang

Egrang adalah permainan berjalan menggunakan dua batang bambu dengan pijakan kaki. Permainan ini cukup menantang karena membutuhkan keseimbangan tinggi. Biasanya dimainkan saat perayaan hari besar seperti 17 Agustus.

6. Congklak

Permainan tradisional ini menggunakan papan berlubang dan biji-bijian. Selain menghibur, congklak mengajarkan kemampuan berhitung dan strategi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Daftar Permainan Tradisional Khas Kabupaten Lebak yang Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!