Jumat, 10 JULI 2026 • 11:46 WIB

Diduga Dipicu Kebocoran Tabung Gas, Kebakaran Hanguskan Laundry dan Bengkel di Perumahan Persada Banten

Author

Kebakaran laundry pakai di Perumahan Persada Banten (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Kebakaran melanda sebuah usaha laundry dan bengkel yang berada di Perumahan Persada Banten, Kota Serang, Jumat (10/7/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu diduga dipicu kebocoran tabung gas yang tersulut api kompor.

Pemilik usaha laundry, Iroh, mengaku kejadian bermula saat hendak mengganti tabung gas yang telah habis digunakan. Saat proses pergantian, ia mendengar suara desisan dari tabung gas.

Karena mengira terjadi masalah pada regulator, Iroh kemudian melepaskannya dengan maksud memperbaiki. Namun, gas justru menyembur keluar dan langsung tersulut api kompor yang berada tidak jauh dari lokasi, sehingga kobaran api dengan cepat membesar.

Baca juga: Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen PT Trimitra Berlanjut , Kuasa Hukum Pelapor Berencana Lapor ke Propam Mabes Polri

Rekan kerja korban, Neti, mengatakan api semakin sulit dikendalikan karena di dalam ruangan terdapat sekitar lima tabung gas yang digunakan untuk operasional mesin pengering pakaian. Selain itu, banyaknya bahan yang mudah terbakar membuat api dengan cepat menghanguskan seluruh ruangan.

"Warga sempat berupaya membantu memadamkan api, tetapi kobaran sudah terlalu besar sehingga sulit dikendalikan," ujarnya.

Baca juga: Satresnarkoba Polresta Metro Tangerang Kota Gagalkan Transaksi 11 Paket Sabu

Komandan Regu (Danru) Pemadam Kebakaran Kota Serang, Deden, menjelaskan bahwa minimnya ventilasi di dalam bangunan menyebabkan gas yang bocor mengendap di dalam ruangan sehingga mudah tersulut api.

"Ruangan laundry tidak memiliki ventilasi yang memadai, sehingga uap gas terakumulasi di dalam. Saat terkena sumber api, kobaran langsung membesar dan merambat ke bangunan bengkel yang berada di sampingnya," kata Deden.

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Serang menerima laporan kejadian sekitar pukul 10.11 WIB dan langsung mengerahkan dua unit armada, termasuk satu mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk menyuplai air.

Setelah melakukan proses pemadaman selama kurang lebih 20 menit, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 10.33 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kebakaran menghanguskan dua bangunan dan menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman, meski dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas yang tersulut api kompor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU