Kamis, 26 MARET 2026 • 13:22 WIB

Viral Ibu-ibu Marah ke Petugas di Anyer Saat Macet Dihujat Netizen

Author

Ibu ibu yang viral di pantai anyer saat arus wisata macet (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang ibu-ibu marah kepada petugas lalu lintas di kawasan wisata Pantai Anyer, Banten, viral di media sosial saat momen libur Lebaran 2026.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang ibu dengan nada tinggi dan berteriak kepada petugas jaga. Ia meminta agar kendaraannya diizinkan untuk putar balik di tengah kondisi lalu lintas yang sedang padat merayap.

Baca juga: 128 Ribu Pemudik Telah Melakukan Perjalan Balik Melalui Pelabuhan Merak Pada H+2

Aksi tersebut justru memperparah kemacetan di lokasi dan memicu reaksi dari pengendara lain. Sejumlah pengguna jalan tampak kesal dan melontarkan protes, bahkan beberapa di antaranya terdengar mengeluarkan kata-kata kasar kepada ibu tersebut dan rombongannya.

Tidak hanya itu, dalam beberapa video lain yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah pengendara turun dari kendaraan karena emosi akibat situasi yang dinilai semakin tidak terkendali.

Menanggapi kejadian tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Banten memberikan penjelasan kronologi peristiwa yang terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026*di Simpang Teneng, Cinangka, Kota Cilegon.

Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Arief Kurniawan menyampaikan sekitar pukul 09.00 WIB, arus kendaraan menuju kawasan wisata Anyer mulai mengalami kepadatan dari arah Jalan Lingkar Selatan (JLS). Kamis, 25 Maret 2026.

Baca juga: Volume Kendaraan Arus Balik Di Tol Taangerang Merak Mengalami Peningkatan Pada H+1 dan H+2

Kombes Pol Arief Kurniawan lebih lanjut menerangkan pada pukul 10.15 WIB, petugas memberlakukan rekayasa lalu lintas one way selama kurang lebih 30 menit dari arah JLS menuju Simpang Teneng, serta melakukan penutupan sementara arus dari Carita menuju Anyer. Sekitar pukul 10.25 WIB, satu unit kendaraan Mitsubishi Pickup L300 bernomor polisi A 9784 B yang mengangkut sekitar 15 orang tidak mematuhi arahan petugas dan memaksa belok kanan dari arah Mancak.

"Sejumlah penumpang bahkan turun dari kendaraan dan memprovokasi petugas serta memaksa melaju ke arah Anyer"

Petugas kemudian melakukan pendekatan persuasif hingga akhirnya pada pukul 10.33 WIB kendaraan tersebut mengikuti arahan menuju Carita tegasnya.

Baca juga: Mengaku Anggota Polri Tiga Pelaku Pemerasan Diamankan Polsek Karawaci

Namun, situasi kembali memanas ketika pada pukul 10.37 WIB kendaraan tersebut secara tiba-tiba memutar balik secara berbahaya, menabrak pembatas jalan, dan hampir menabrak kendaraan lain.

Kondisi itu memicu emosi pengguna jalan. Beberapa pengendara yang merasa terancam sempat melakukan penyerangan terhadap pengemudi pickup dan penumpangnya.

"Beruntung, petugas dengan sigap mengamankan situasi, memisahkan pihak-pihak yang terlibat, serta mencegah konflik meluas,"

Pada pukul 10.48 WIB, situasi berhasil dikendalikan dan kembali kondusif. Kendaraan tersebut kemudian melanjutkan perjalanan ke arah Anyer sesuai pengaturan petugas lanjutnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama, terutama saat kondisi lalu lintas padat di momen libur panjang.

Kombes Arief Kurniawan juga menyoroti tentang kendaraan barang yang di gunakan masyarakat untuk mengangkut penumpang, seperti yang di gunakan ibu ibu yang melawan arah tersebut. Pasal 137 ayat (4) menjelaskan bahwa Mobil barang dilarang digunakan untuk angkutan orang, kecuali rasio Kendaraan Bermotor untuk angkutan orang, kondisi geografis, dan prasarana jalan di provinsi/kabupaten/kota belum memadai,

Kondisi kendaraan sangat tidak memadai terkait keamanan untuk mengangkut manusia dan dengan kondisi jalan di tempat kejadian perkara beraspal dengan lalulintas padat, sehingga beresiko terhadap keselamatan manusia yg diangkut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU