BANTEN- Wisata Wulandira yang berada di jalan raya Serang-Cilegon tempatnya di Toyomerto, Kabupaten Serang kembali ramai dikujungi masyarakat paska dibuka pemancingan keluarga.
Setelah mati suri berpuluh puluh tahun, wisata Wulandira yang dulu menjadi wisata favorit keluarga tersebut, kini kembali ramai setelah pihak pengelola membuka pemancingan di danau yang dulu menjadi lokasi bermain wahana air.
Nurohman salah satu pengunjung yang datang bersama keluarga mengatakan bahwa penasaran datang ke wisata Wulandira karena tengah ramai di perbincangkan masyarakat soal dibukanya danau untuk lokasi pemancingan.
Dirinya sengaja datang bersama keluarga, karena memang lokasinya yang cocok untuk berlibur bersama keluarga dengan harga tiket yang terjangkau.
"Penasaran, katanya lagi ramai, makanya kesini, mancing sekalian ngajak anak istri untuk liburan,"
Baca juga: Kawasan Suku Baduy Akan Ditutup Untuk Umum Selama Bulan Kawalu
Baca juga: Janggal: Hanya Sampah Dari Tangsel Yang Ditolak ke TPAS Cilowong
Untuk tiket murah, hanya Rp.20 ribu, sudah bisa mancing sepuasnya, tapi fasilitas tempat duduk yang kurang, kasihan banyak keluarga yang bawa anak kecil, misal hari ini, pas kondisi hujan dan ramai pengunjung, kita neduh di tempat seadanya lanjutnya. Minggu, 11 Januari 2026.
Sepertinya pengelola baru fakus untuk wahana bermancing belum fokus untuk sarana lainnya, semoga kedepan lebih di tambah lagi sarana prasananya.
Namun dirinya menyayangkan untuk fasiltas penunjangnya, seperti tempat bersantai dan duduk duduk belum di tata, masih banyak sisa sisa sarana prasana yang dahulu dan nampak berantakan.
"Masih ala kadarnya, kalau ramai sudah nyari tempat duduk untuk santai dengan keluarga, banyak bebel bebekan yang terbengkalai di pinggir danau, kurang nyaman untuk di pandang,"
Untuk diketahui wisata Wulandira dulunya adalah wisata favorit bagi masyarakat Serang dan sekitarnya. Dengan pemandangnya yang indah dan udara sejuk dari rindanganya pepohonan, banyak wisata bermain anak anak, mulai dari wahana bermain air, lapangan luas, tempat tempat duduk yang nyaman di pinggir danau serta lokasi camping bagi anak anak pramuka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan