Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 21 MEI 2026 • 19:18 WIB

Diskusi PWKS Bahas menekan angka Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bersama Dinsos Kota Serang

Diskusi PWKS Bahas menekan angka Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bersama Dinsos Kota SerangDiskusi PWKS bersama Dinas Sosial Kota Serang di Ergana Cafe (Doc.Mamo Erfanto)

BANTEN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang terus berkomitmen menekan angka Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui program pemberdayaan dan pelatihan kerja. 

Sepanjang tahun 2026 ini, Dinsos berfokus pada berbagai pelatihan keterampilan, mulai dari pelatihan barista hingga perbengkelan, guna memberikan bekal kemandirian ekonomi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Diduga Pikun Kakek 85 Tahun Tenggelam di Aliran Bendungan Pamarayan

Kepala Dinsos Kota Serang, Kusna Ramdani mengungkapkan bahwa, pihaknya baru saja sukses menyelenggarakan pelatihan barista yang diikuti oleh 50 peserta. Para peserta tidak hanya mendapatkan sertifikat resmi, tetapi juga dibekali materi langsung oleh narasumber ahli dari tingkat provinsi.

"Kami hadirkan barista asli sebagai narasumber dari provinsi. Mereka bahkan membawa peralatan yang sangat bagus dan memberikan biji kopi gratis kepada setiap peserta untuk dicoba dan dipraktikkan langsung di rumah," ujar Kusna seusai melakukan diskusi dengan Pokja Wartawan Kota Serang (PWKS) yang diadakan di Ergana Caffe, Kamis 21 Mei 2026.

Selain bidang kuliner, Dinsos Kota Serang juga tengah bersinergi dengan pemerintah provinsi dalam program pelatihan perbengkelan. 

Baca juga: Daftar Rekomendasi Tempat Staycation Paling Estetik dan Nyaman di Tangerang Selatan

Kusna menjelaskan bahwa tahun ini pemerintah provinsi mengalokasikan kuota total sebanyak 40 orang untuk delapan kabupaten/kota di Wilayah Banten. Dari jumlah tersebut, Kota Serang mendapatkan jatah awal sebanyak tiga orang.

"Hari ini kami mengirimkan tiga orang untuk mengikuti pelatihan perbengkelan yang diadakan oleh pihak provinsi. Anggarannya memang dari provinsi, namun untuk pesertanya tentu didistribusikan dari tiap kabupaten dan kota," jelasnya.

Ia mengakui bahwa kuota tersebut sebenarnya masih kurang dari kebutuhan ideal di lapangan. 

"Kami sempat meminta lebih, kalau bisa lima atau sepuluh orang. Tapi karena harus dibagi rata untuk delapan daerah, saat ini Kota Serang baru kebagian tiga kuota. Namun, proses ini akan dilakukan secara bertahap," tambahnya.

Baca juga: Daftar Rekomendasi Tempat Staycation Paling Estetik dan Nyaman di Kota Tangerang

Lebih lanjut, Kusna menekankan bahwa para peserta yang dikirimkan untuk mengikuti pelatihan ini merupakan hasil dari proses penjangkauan (assessment) yang ketat dan humanis oleh petugas di lapangan, bukan melalui penertiban atau razia paksa. Langkah ini diambil guna memastikan bantuan yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.

"Ini bukan razia, melainkan penjangkauan langsung di masyarakat dan jalan-jalan. Kami data, kami ajak bicara baik-baik, lalu kami rangkul untuk ikut ke Dinsos. Kami tawarkan apakah mereka mau diberikan pelatihan keterampilan seperti perbengkelan," tutur Kusna.

Kusna menegaskan bahwa Dinsos sangat berhati-hati dalam menyeleksi peserta karena program ini menggunakan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan. 

Pihaknya ingin memastikan bahwa sarana atau alat kerja yang nantinya diberikan setelah pelatihan benar-benar dimanfaatkan untuk membuka usaha, bukan justru hilang atau dijual.

"Kami harus selektif agar niat baik dan tenaga yang kita keluarkan tidak percuma. Berdasarkan pemantauan kami, salah satu contoh alumni pelatihan perbengkelan sebelumnya menunjukkan progres yang sangat bagus. Peralatan kerja yang diberikan masih utuh, bahkan usahanya terus berkembang dan alatnya bertambah. Jika ada kekurangan seperti kekurangan kursi atau kunci set, terkadang kami bantu fasilitasi lagi agar usaha mereka semakin maju," paparnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Diskusi PWKS Bahas menekan angka Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial Bersama Dinsos Kota Serang

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!